Liukan tarian benang hati...
Melambai gemulai dalam nada kehidupan yang hidup
Irama derap yang tidak selalu teratur, mencipta aura abstrak
Tangis dan tawa kadang membaur menjadi warna baru
Sebuah keharuan pada semua yang tampak mata
Menetap derita, meratap lara
Dalam sebuah rindu sesap suatu zikir
Betapa merindunya untuk selalu kembali mengulur tangan
Meringankan derita atas sesama
Berpeluk ceria dalam satu bahagia
Ugh... Keinginan itu semakin kuat
Melepas gelisah jiwa akan semua yang tak semestinya
Mengapa selalu ada tanya kenapa?
Mengapa semua tak bisa bahagia?
Liukan tari benang hati masih gemulai menari
Dalam nada kehidupan yang hidup mencipta aura abstrak
Seiring tari langkahku menapakinya...
Selasa, Mei 15, 2007
Sabtu, Mei 12, 2007
NOTE
N O T E : Medio 09 Mei 2007.
PERISTIWA : Mahani cium kening gw waktu gw mau berangkat ke Medan.
KOMENTAR : Sesuatu yang sebelumnya gak pernah terjadi. Uupfh... Jadi geli dan pengen ketawa sendiri. Di depan Mas eko pula dia cium aku. Wooow... Ada apa nih...??? Kok Mahani tiba2 jadi romantis??? Hhmmm... Just to wait and see, what will happen next...
PERISTIWA : Mahani cium kening gw waktu gw mau berangkat ke Medan.
KOMENTAR : Sesuatu yang sebelumnya gak pernah terjadi. Uupfh... Jadi geli dan pengen ketawa sendiri. Di depan Mas eko pula dia cium aku. Wooow... Ada apa nih...??? Kok Mahani tiba2 jadi romantis??? Hhmmm... Just to wait and see, what will happen next...
Senin, Mei 07, 2007
Menikmati Jatuh Cinta...
Banyak dimensi tentang cinta yang nggak aku ngerti. Bahkan apa yang ada dalam dirikupun selalu menjadi the big question yang sampai saat ini belum bisa aku jawab.
Dalam waktu pernikahanku yang tujuh tahun berjalan ini, berulangkali aku merasakan jatuh cinta. Nggak cuma sama Mahani, tapi juga dengan beberapa orang lain yang berbeda. Dan aku sangat menikmati rasa jatuh cinta itu. Perasan berbunga-bunga, bahagia, tersipu, perasaan selalu ingat si dia... Duh, betapa rasa jatuh cinta itu bisa menghapuskan semua beban hidup...
Sampai di sini, ketika aku bisa mencintai beberapa manusia dalam satu moment, apakah cinta itu? Benarkah cinta itu hanya untuk seseorang yang sangat berharga, atau benarkah bahwa hanya ada satu cinta dalam hidup seseorang?
Saat aku menikmati perasaan jatuh cinta ini, apakah itu hal yang wajar? Benarkah orang yang sudah menikah nggak boleh jatuh cinta lagi...??? (Wah, kalo yang ini jawabannya nggak boleh, huh, nggak rela deh... Hehehe...)
Yup, banyak banget dimensi cinta itu... Selain Shakespeare, siap lagi yah yang mau pusing mikirin dan mendalami tentang cinta ini...??? Kalo aku siy hanya mau menikmatinya... Hhhmmm....
Dalam waktu pernikahanku yang tujuh tahun berjalan ini, berulangkali aku merasakan jatuh cinta. Nggak cuma sama Mahani, tapi juga dengan beberapa orang lain yang berbeda. Dan aku sangat menikmati rasa jatuh cinta itu. Perasan berbunga-bunga, bahagia, tersipu, perasaan selalu ingat si dia... Duh, betapa rasa jatuh cinta itu bisa menghapuskan semua beban hidup...
Sampai di sini, ketika aku bisa mencintai beberapa manusia dalam satu moment, apakah cinta itu? Benarkah cinta itu hanya untuk seseorang yang sangat berharga, atau benarkah bahwa hanya ada satu cinta dalam hidup seseorang?
Saat aku menikmati perasaan jatuh cinta ini, apakah itu hal yang wajar? Benarkah orang yang sudah menikah nggak boleh jatuh cinta lagi...??? (Wah, kalo yang ini jawabannya nggak boleh, huh, nggak rela deh... Hehehe...)
Yup, banyak banget dimensi cinta itu... Selain Shakespeare, siap lagi yah yang mau pusing mikirin dan mendalami tentang cinta ini...??? Kalo aku siy hanya mau menikmatinya... Hhhmmm....
Selamat...
Mungkin kamu dah nggak mau kenal aku lagi... Dari sekian banyak pesan singkat yang aku kirimkan, nggak satupun yang berbalas. Begitu juga sekian banyak panggilan telpon yang nggak kamu jawab. Aku kehilangan seorang sahabat buat jiwaku...
Dua minggu lalu, baru kudapati kabar bahwa pernikahanmu sudah terjadi seminggu sebelumnya. Ada rasa yang menusuk dalam dadaku dengar itu semua. Bukan... bukan cemburu... Karena sudah sangat lama aku hilangkan rasa itu untukmu... Sejak aku tau kalau aku bukanlah yang pertama dalam hatimu. Itu dulu... sudah dulu sekali...
Rasa dalam dadaku saat berita pernikahanmu itu lebih kepada rasa sakit karena bukan dari mulutmu sendiri kudengar tentang itu. Ternyata memang aku pun hanya sebutir debu dalam hatimu yang telah mati. Sementara apa yang aku rasa tentangmu masih sama saat pertama kali aku kembali menemukanmu.
Ah, sudahlah. Semoga kamu masih rajin membuka blog ku ini, sehingga bisa kamu tau apa yang aku rasakan tentang pernikahanmu. Bukan untuk apa-apa dan akupun tidak akan mengharapkan apa-apa dari ketahuanmu. Hanya salam bahagia yang kukirimkan, semoga kekal ikatan yang telah kamu dan dia buat. Selamanya, bahagia... Amien...
Ps : Masihkah kamu jadi sahabat jiwaku...???
Dua minggu lalu, baru kudapati kabar bahwa pernikahanmu sudah terjadi seminggu sebelumnya. Ada rasa yang menusuk dalam dadaku dengar itu semua. Bukan... bukan cemburu... Karena sudah sangat lama aku hilangkan rasa itu untukmu... Sejak aku tau kalau aku bukanlah yang pertama dalam hatimu. Itu dulu... sudah dulu sekali...
Rasa dalam dadaku saat berita pernikahanmu itu lebih kepada rasa sakit karena bukan dari mulutmu sendiri kudengar tentang itu. Ternyata memang aku pun hanya sebutir debu dalam hatimu yang telah mati. Sementara apa yang aku rasa tentangmu masih sama saat pertama kali aku kembali menemukanmu.
Ah, sudahlah. Semoga kamu masih rajin membuka blog ku ini, sehingga bisa kamu tau apa yang aku rasakan tentang pernikahanmu. Bukan untuk apa-apa dan akupun tidak akan mengharapkan apa-apa dari ketahuanmu. Hanya salam bahagia yang kukirimkan, semoga kekal ikatan yang telah kamu dan dia buat. Selamanya, bahagia... Amien...
Ps : Masihkah kamu jadi sahabat jiwaku...???
Langganan:
Postingan (Atom)
